Langsung ke konten utama

(Bukan) Sebuah Puisi



(BUKAN) Sebuah puisi
Tulisan ini di ketik dengan perasaan kangen yang bertepuk sebelah tangan.
Selamat malam untuk segala hal yang terasa singkat
Sesuatu yang aku dapat darimu masih selalu akan ku ingat
Bahwa cinta tak selalu perihal sepakat.
Jika kau pernah merasakan sedih dan juga kecewa
Untuk sebuah rasa yang tak tersampaikan
Cobalah berdamai dengan keadaan
Cukup kau simpan dan iklaskan.
Dalam sebuah masa, manusia datang silih berganti
Ada yang pergi lalu baik baik saja
Adapula yang baik baik saja lalu pergi begitu saja
Dan pada akhirnya, yang datang dan pergi memberikan kita suatu arti.
Belajarlah untuk mengiklaskan
Belajarlah untuk memaafkan
Belajarlah untuk melupakan
Dan belajarlah untuk mencintai diri sendiri.
Untuk mu yang entah hatinya untuk siapa
Atas nama malam yang memberikan gelap dan gulita
Akan ku sampaikan tulus sebait aksara
Terima kasih telah mencuri sepotong hati yang ku punya
Meskipun kau tak berminat memilikinya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

My Fav*orit (part 1)

My Fav (part 1) Hallo guys. Whats up? Is everything oke? Kali ini gue mau cerita tentang one of ma favorit lecturer yang ngajar gue di kampus. FYI gue kuliah di Universitas PGRI Semarang ambil major English Education. Semester lalu tepatnya waktu   semester 5, kan gue dapet mata kuliah Sociolinguistic. Nah waktu KRS.an gara2 gue telat log in ke Sia (sistem informasi akademik) jadi gue ngga kebagian kelas tuh bareng sama Squad gue. Finally gue ambil kelas sebelah yang pada waktu itu di SIA dosen yg ngajar Sociolinguistic.nya sama yaitu Mr. Seno (yah siapa tau boleh ikut kelas yg sama2 di ajar beliau. Kan nanti kuliahnya bisa bareng sama mereka (Squad) hahahaha) tapi sayangnya pepatah yang mengatakan “Sometimes expectation doesnt go straight with the reality” menyertai gue waktu itu. So waktu awal masuk kuliah Mr. Seno cuma ngajar di 2 kelas dari 4 kelas yang ada. Dan kelas yang gue masukin ngga termasuk dalam 2 kelas tersebut. Tapi gue akui dan dari kejadian ini gue semakin...

(Hello Stranger) 3 hari tanpa sinyal yang menyenangkan

3 hari tanpa sinyal yang menyenangkan Hallo hai, Its me Fafa again So, here I am gonna tell you bout ma journey couple days ago I got an invitation from (special) friend of mine to join his “UKM” called Nada do (UKM Musiknya STTA) makrab at Ngeden beach. It one of unfamous beach located in Gunung Kidul Regency of Yogyakarta Awalnya sih waktu gue dapet ajakan itu gue ragu. My mind said “lah itu kan makrab UKM, ngapain gue harus ikut?” but ma heart said “ikut aja” . And yeah finally after thought it for couple of minutes I decided to join. (dasarnya emang suka dolan sih hahaha) Friday, 10th of November I was on ma way to jogja lately morning by bus. I arrived at Giwangan bus station on 12.04 AM. Hadid (re: friend of mine) pick me up in front of terminal after he prayed Jum’at. It was 2 years more after I met him for the frist time at 2015. And suprisedly he still being the some person with the guy I met then. (stop! I dont want to tell bout him here) Jadi sesampainya...

Astronout

Astronout ‘ Cause tonight I’m feeling like an astrounout Sending SOS from this tiny box And I lost all signal when I lifted up Now I’m stuck out here and the world forgot Can I please come down? (come down) ‘cause I’m tired of drifting around and round (and round) Can I please come down? Hay guys, pernah denger lagu diatas ngga? Itu lho lagu punyanya simple plan yang judulnya astrounout. Actually itu lagu udah lama sih. udah dari tahun 2011 gitu. And I just found it last day waktu iseng dengerin lagu via youtube #LOL where have I been? Selama ini jadi manusia primitive? Manusia goa yang kudet abis*mungkin.   Gue sebenernya ngga begitu tertarik sih sama lagu lagunya Simple Plan. Koleksi lagu simple plan yang gue punya pun paling Cuma 2 atau 3 lagu dan itu juga menurut gue byasa2 aja. Nothing special. But ada hal yang menarik yang bikin gue excited sama nih lagu. Jadi ceritanya gue nemu nih lagu yang kebetulan lyricnya represented gue banget gitu waktu itu *sam...