Langsung ke konten utama

The one of fafa's bests




 The one of fafa's bests
Hallo guys. Whats’up?. Kali ini gue mau nulis tentang kisah pertemanan gue. So, this text will be dedicated to my best fucking friends Bella, Erna, Lya, Kara, Nichen, Anis, Kiki, Susi and Her boyfriend Mail.
Anonimous said that masa SMA adalah masa yang paling indah dan paling menyenangkan. Mungkin hal itu bakal di benarkan oleh sebagian orang yang emang masa SMA nya menyenangkan. Tanpa beban, punya banyak teman, berantem Cuma sebatas ggara pacar dan hal hal receh, punya semangat tinggi buat berangkat ke sekolah even though itu ggra pengen ketemu temen2 bukan pure pengen belajar dll. Tidak terkecuali dengan kisah pertemanannya juga. Mungkin lo bakal bilang “ah I wish I could always being a senior high school student, because I got the best thing called friendship there”. Tapi sayangnya quote itu ngga berlaku sama sekali buat gue. Kalo lo pengen tau kenapa, ntar kapan-kapan deh bakal gue posting kalo lagi mood hehehehe.
Bagi gue my friendship-hood is getting better saat gue mulai jadi mahasiswa di UPGRIS. Disini gue nemuin beberapa orang terbaik (menurut gue waktu gue nulis ini dan semoga akan selalu seperti itu selamanya) yang berpengaruh banyak dalam hidup gue sampai sekarang. I call them ma *bestfriends. I actually agak ragu buat milih kata “bestfriend” buat explain posisi mereka bagi gue karna gue bakal jadi orang yang patah hati setengah mati kalo pada suatu ketika (amit-amit * I wish it never happen) mereka ngga nganggep gue sebagai bestfriend mereka. Maybe Cuma sebatas Friend not the best!. But mau disangkal seribu kali pun to be honest mereka emang berperan banyak dalam hidup gue. Gue ngga tau gimana gue dimata mereka, tapi yang gue tau gue itu oranynya nyebelin parah, ngga kontrol intonasi dan volume suara kalo lagi  ngomong, ngga tau diri maksa tetep nyayi meski tau suaranya jelek parah, kadang omongannya nyakitin orang, sikapnya banyak yang masih kek bocah, lebay, alay, cuek, masa bodoh tapi kadang juga kepo, and many more. Gue kadang mikir keras kok gue gitu amat ya? Tapi emang kenyataannya sih gitu. Berubah? Gue berusaha sebisa dan semampu gue. Tapi semua butuh proses. And i thought I am still on the proccess.
Disini gue ngga bakal bahas panjang lebar tentang sikap gue yang enggak banget itu. Gue Cuma pengen sedikit mengapresiasi beberapa orang yang udah mau stay sama gue sampai saat ini dengan segala keenggakbangetan gue yang udah kebangetan. I am gratitude with that. Meskipun mereka juga seperti manusia pada umumnya yang kadang jengkel sama gue, marah sama gue dan bahkan gue yakin mereka juga pernah ngomongin gue kalo gue ngga ada di tempat itu, tapi sejauh ini, sejengkel-jengkelnya atau semarah marahnya gue sama mereka, ujung-ujungnya juga baliknya ke mereka lagi. Bersyukurnya gue, gue bukan termasuk orang yang suka marah dan jengkel lama2. Bagi gue, marah maupun jengkel lama2 ngga bakal nyelesaiin masalah. bikin stress and depress malah iyya. So, byasanya gue bakal speak up apa yang menurut gue bikin jengkel atau marah buat cari solusinya.
Sama mereka gue sering ngerasa berada di comfort zone gue. Gue jadi diri sendiri tanpa harus bersikap pura-pura, fake dan jaga image. Gue ngga harus mikir 2 kali buat milih- milih diksi apa yang mau gue ucapin kalo gue mau ngomong. Mereka mau gue ajak susah, seneng, dan flexible dalam beberapa situasi. Gue sering di kuatin dalam ngadepin masalah dari yang berat banget sampe yang receh sekalipun. dan yang paling penting mereka tahan sama gue saat gue lagi alay syalala dan sikap bocah gue muncul. Gue tau mereka menerima gue apa adanya, meskipun gue tau ada banyak hal yang juga mereka ngga suka dari diri gue namun mereka selalu berusaha buat tell me in a good way for my own good. That’s a kind of a good friendship I know, mereka selalu support gue di semua keadaan gue meskipun itu dengan cara dan porsi mereka sendiri. Ngga pernah lelah buat nasehatin ketika ada yang salah atau ngga sesuai,dan selalu ada buat gue saat gue butuh.
Thanks God for your opportunity that given to me buat kenal sama mereka.
Start from Kiky, Myself, Kara, Bella
Behind bella there were erna, Anis, Nicken, Lya, Susi and the last but not least the only man in ma squad Mail
A, here we are *kiss, *kiss, *kiss

Komentar

Postingan populer dari blog ini

My Fav*orit (part 1)

My Fav (part 1) Hallo guys. Whats up? Is everything oke? Kali ini gue mau cerita tentang one of ma favorit lecturer yang ngajar gue di kampus. FYI gue kuliah di Universitas PGRI Semarang ambil major English Education. Semester lalu tepatnya waktu   semester 5, kan gue dapet mata kuliah Sociolinguistic. Nah waktu KRS.an gara2 gue telat log in ke Sia (sistem informasi akademik) jadi gue ngga kebagian kelas tuh bareng sama Squad gue. Finally gue ambil kelas sebelah yang pada waktu itu di SIA dosen yg ngajar Sociolinguistic.nya sama yaitu Mr. Seno (yah siapa tau boleh ikut kelas yg sama2 di ajar beliau. Kan nanti kuliahnya bisa bareng sama mereka (Squad) hahahaha) tapi sayangnya pepatah yang mengatakan “Sometimes expectation doesnt go straight with the reality” menyertai gue waktu itu. So waktu awal masuk kuliah Mr. Seno cuma ngajar di 2 kelas dari 4 kelas yang ada. Dan kelas yang gue masukin ngga termasuk dalam 2 kelas tersebut. Tapi gue akui dan dari kejadian ini gue semakin...

Sepenggal cerita tentang “KEPEKAAN”

Sepenggal cerita tentang “KEPEKAAN” Di suatu siang di sebuah ruang perpustakaan salah satu sekolah swasta di kota Semarang, terdapat dua kelompok mahasiswa yang sedang magang dari dua universitas yang bebeda. Sebut saja Universitas C dan M. Siang itu ruangan tersebut tampak sepi. Hampir 90% orang yang ada di dalamnya asyik dengan gadgednya masing masing. Tak terkecuali dengan si ibu penjaga pepus. Ia juga tampak sibuk mengerjakan sesuatu di mejanya. Pun tak seorangpun siswa datang ke perpustakaan. Salah seorang mahasiswa berlipstick merah cabe tampak kesal karna tak ada stopcontact yang kosong. Sambil mengulur-ulur kabel charger yang tertancap di stopcontact dan berharap ada yang tak terpakai, dia berkata dengan suara yang sedikit keras “ada yang batrenya udah penuh ngga? gantian dong. Butuh leppy buat ngajar nih”. Tak ada respond. Beberapa orang hanya menoleh dan melanjutkan urusannya masing masing. Ia berhenti sejenak dan mulai melihat sekelilingnya. Membatin kesal karna tak...

Astronout

Astronout ‘ Cause tonight I’m feeling like an astrounout Sending SOS from this tiny box And I lost all signal when I lifted up Now I’m stuck out here and the world forgot Can I please come down? (come down) ‘cause I’m tired of drifting around and round (and round) Can I please come down? Hay guys, pernah denger lagu diatas ngga? Itu lho lagu punyanya simple plan yang judulnya astrounout. Actually itu lagu udah lama sih. udah dari tahun 2011 gitu. And I just found it last day waktu iseng dengerin lagu via youtube #LOL where have I been? Selama ini jadi manusia primitive? Manusia goa yang kudet abis*mungkin.   Gue sebenernya ngga begitu tertarik sih sama lagu lagunya Simple Plan. Koleksi lagu simple plan yang gue punya pun paling Cuma 2 atau 3 lagu dan itu juga menurut gue byasa2 aja. Nothing special. But ada hal yang menarik yang bikin gue excited sama nih lagu. Jadi ceritanya gue nemu nih lagu yang kebetulan lyricnya represented gue banget gitu waktu itu *sam...